Senin, 07 Mei 2018

Resume | BAB III BEBERAPA KONSEP DASAR KOMUNIKASI ISLAM | ILMU KOMUNIKASI ISLAM | Dr. H. Harjani Hefni, LC., MA.


Dosen Pengampu        : Dr. H. Harjani Hefni, LC., MA.
Nama                           : Herman Pelani Sandu (11731025)
Kelas                           : KPI II A

1.      Komunikasi ada sejak Manusia Ada

Berdasarkan sumber dari alquran bahwa Adam ialah makhluk pertama di muka bumi, sejak awal keberadaannya allah telah menyiapkan perangkat komunikasi. Perangkat itu adalah lidah dan segala pendukungnya, pendengaran, penglihatan, dan hati. Komunikasi pertama adalah saat Allah mengajarkan kepadanya seluruh asma (kosakata). Lalu setelah itu, Adam diperintahkan allah untuk mengajarkan kepada para malaikat kosakata yang telah diajarkan kepadanya. QS. Al – Baqarah (2): 31-33.
Menurut pendapat ibnu katsir mengatakan bahwa yang di ajarakan bukanlah sekedar kata benda, tetapi juga kata kerja. Dengan kosakata tersebut maka manusia saling memahami apa yang masing –masing pihak maksudkan.

Adapun pelajaran yang dapat kita pelajari dari QS. Al Araf (7): 9-22) ialah :
  1.  Komunikasi sudah disiapkan oleh allah sejak manusia pertama diciptakan.
  2. Perangkat manusia paling penting yang diciptakan Allah pendengaran, penglihatan, dan   fuad ( hati)
  3. Dengan perangkat komunikasi yang allah berikan, Adam mendapat kesempatan terhormatuntuk berkomunikasi dengan Allah, Sang Pencipta.
  4. Manusia memerlukan teman untuk berkomunikasi.
  5. Informasi lain yang bisa kita ambil dalam al quran ialah jumlah kosa kata yang diajarkaoleh Allah kepada Adam.
  6.  Komunikasi lain yang terjadi pada manusia adalah komunikasi dalam diri yang dipengaruhi oleh bisikan baik dari malaikat ataupun bisikan buruk yang berasal dari setan.

2.      Komunikasi Terkait dengan Pandangan Islam Terhadap Manusia
Dalam pandangan Islam, manusia adalah makhluk empat dimensi : sebagai makhluk Allah, sebagai diri sendiri, sebagai makhluk yang hidup dengan sesama, dan sebagai makhluk yang hidup di alam semesta.
a.  Sebagai makhluk Allah, manusia memiliki ketergantungan dengan Penciptanya, harus mengabdi dan melaksanakan perintahnya. Dengan adanya saluran komunikasi. Dengan pencipta manusia bisa meminta, mengadu, dan menyurahkan segala rasa dan keinginan,
b.    Sebagai diri (nafs), manusia adalah makhluk yang memiliki dua dimensi, baik dan jahat, dan mereka bergulat dengan dua kekuatan ini.
c.  Sebagai makhluk social manusia tidak bisa hidup menyendiri dan memisahkan dari komunitasnya.
d.      Manusia tidak bisa mengelak untuk berinteraksi dengan makhluk selain manusia.

3.      Komunikasi Adalah Kebutuhan Dasar Hidup Manusia
Manusia memiliki lima kebutuhan yang berjanjang. Lima jenjang itu adalah :
a.       Kebutuhan mempertahankan hidup
b.      Kebutuhan rasa aman.
c.       Kebutuhan social
d.      Kebutuhan akan penghargaan/prestise
e.       Kebutuhan mempertinggi kapasitas kerja

4.      Komunikasi adalah wujud dari Kasih Sayang Allah Terhadap Manusia

Komunikasi adalah rahmat seterusnya yang Allah berikan terhadap makhluknya, yang perlu di syukuri dan dipelajari adab berkomunikasi . untuk itu kita harus bisa memanfaatkan nikmat yang disediakan oleh Allah. Dengan komunikasi manusia bisa beriteraksi dengan makhluknya bahkan dengan Sang Pencipta. Melalui Doa dan Taubat seorang manusia.

5.      Komunikasi Bertujuan untuk saling mengenal Antar Manusia buat mewujudkan semangat Takwa

Manusia diciptakan oleh Allah dengan berbagai macam latar belakang, baik bahasa, adat, suku bangsa dan agama. Maksud dari keragamaan itu adalah agar manusia saling taaruf atau saling mengenal.

6.      Komunikasi Bertujuan untuk menebar Semangat Silm

Dalam perspektif Islam, akhir dari komunikasi adalah mengantarkan manusia untuk merasakan kehidupan yang damai dan nyaman (slim).

Semangat slim inilah yang bisa mengantarkan Islam mampu merealisasikan cita – citanya untuk menjadi rahmatan lilalamin. Adapun saling merendahkan, memfitnah orang melakukan adu domba serta berbagai perbuatan negative lainnya tidak sejalan dengan semangat dasar komunikasi Islam.

7.      Komunikasi adalah Paket

Sebuah pesan yang diucapkan oleh lisan atau yang digoreskan oleh pena atau yang diisyaratkan oleh anggota tubuh merupakan terjemahan dari keinginan hati. Lisan atau goresan pena atau erak tubuh adalah juru bicara dari hati. Karna hati yang berkehendak diungkapkan oleh lisan dan dilakukan oleh gerak tubuh. Itu semua merupakan satu paket komunikasi..


8.      Komunikasi Memilik Efek Dunia dan Akhirat

Komunikasi merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia, begitu pula dengan efek atau dampak yang di timbulkan, karena banyaknya pengaruh komunikasi yang bisa di hasilkan, sehingga dalam berkomunikasi kita harus berpikir terlebih dahulu. Apakah membawa dampak positif atau negative terhadap diri kita dan orang lain. Karna pada hakikatnya apa yang kita ucapkan akan dipertanggung jawabkan di akhhirat. Oleh karna itu komunikasi memiliki efek dunia dan akhirat.

Senin, 23 April 2018

Resume | BAB II SUMBER KOMUNIKASI ISLAM | ILMU KOMUNIKASI ISLAM | Dr. H. Harjani Hefni, LC., MA.


MATA KULIAH
ILMU KOMUNIKASI ISLAM

Dosen Pengampu        : Dr. H. Harjani Hefni, LC., MA.
Nama                           : Herman Pelani Sandu (11731025)
Kelas                           : KPI II A
      A.    AL QURAN

Desinisi Al Quran
Al Quran dari segi etimologis ialah bentuk mashdar dari kata qaraa - yaqrau – qiraatan - wa quraanan. Jadi menurut bahasa ialah himpunan huruf huruf dan kata kata yang menjadi satu ayat. Himpunan ayat ayat yang menjadi surat, himpunan surat yang menjadi mushaf Al Quran.
Al Quran merupakan Firman Allah SWT yang menjadi mukzizat terbesar dan abadi yang dianugerahkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW yang tidak bisa ditandingi oleh manusia, diturunkan kepada  Rasulullah SAW yang tertulis dalam mushaf, diturunkan ke generasi berikutnya secara muttawatir, ketika di baca bernilai ibadah dan berpahala besar.
Definisi diatas mengandung lima makna penting
1.  Al Quran adalah Firman Allah SWT (QS An Najm(53):4) Yang Mahamulia dan Maha Agung.
2. Al Quran adalah mukzizat
3. Al Quran itu diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu ke dalam hatinya melalui malaikat        jibril a.s. (QS. 26: 92)
4.  Al Quran di sampaikan secara mutawatir
5. Membaca Al Quran bernilai Ibadah, bahkan setiap huruf diganjar ileh Allah dengan sepuluh               kebaikan.

Fungsi Al Quran

1.      Al Quran sebagai Huda (Petunjuk)
Usia rata rata umat Nabi Muhammad berkisar antara 60 – 70 tahun dan bisa dibilang itu tempo yang relative lama. Karna adanya rentang waktu yang cukup lama, maka Allah yang maha tahu, maha bijak dan maha kasih menurunkan Al Quran sebagai Petunjuk.
Sesengguhnya al Quran ini memeberikan Petumnjuk kepada jalan yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.
(QS. Al Israa (17):9)

Sejak diciptakan manusia pertama, Adam Alaihissalam, Allah telah membekali beliau dengan modal untuk berkomunikasi. Modal yang di berikan oleh Allah kepada adam adalah Asma (Kosakata) yang merupakan modal dasar manusia untuk berkomunikasi. Dalam Q.S Al Baqarah 31-33.

2.      Al Quran sebagai Furqan
      Selain menjadi petunjuk bagi manusia, al quran juga berfungsi sebagai pembeda, mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang halal dan mana haram. Allah Swt berfirman dalam QS al baqarah ayat 85

Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai Petunjuk bagi manusia dan penjelasan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).
      
      Kekhassan islam dalam ilmu komunikasi adalah bagian daripada ibadah kepada allah, bukan sekadar untuk kepuasan diri dan menyenangkan orang lain. Seorang mukmin pun harus meyakini dan menerapkan komunikasi seperti yang kandungan ayat pada QS al Bayiyinah (98) : 5) yakni dengan bersemangat untuk mmembangun komunikasi yang positif dan takut melakukan tindakan yang merusak.

3.      Al Quran Sebagai Syifa
    Rasulullah SAW menjamin bahwa Allah tiak menurunkan satupun penyakit di muka bumi ini kecuali menurunkan juga obatnya. Salah satu obat yang Allah persiapkan untuk manusia adalah Al Quran dijelaskan dalam QS Yunus(10) : 57. Komunikasi yang tidak baik akan melukai hati, menyebabkan permusuhan bahkan petumpahan darah. Adapun perkataan yang indah bisa membuat suasana damai mengobati hati yang luka, dan menjadi penyebab terjalinnya susasana kekerabatan dan persauudaraan yang kukuh.

4.      Al Quran sebagai Rahmat
Diantara kasih sayang yang allah berikan kepada manusia ialah diturunkannya al quran. Seperti yang ada dalam QS Ar Rahman (55):1-2), Tuhan yang pemurah, yang telah mengajarkan al Quran. Adapun istilah Tawashul bi almarhamah artinya saling mengingatkan untuk menyayangi orang lemah dan memberikan sentuhan kelembutan.adapun rahmatan lilalamin artinya memiiki empati dan sikap yang baik terhadap seluruh makhluk dialam semesta. Komunikasi yang mampu menghubungkan apa yang kita maksud kepada dengan apa yang ditangkap oleh orang lain adalah rahmat besar dari Allah terhadap manusia.

As Sunnah
Ulama sepakat bahwa arti dasar kata as Sunnah yang berkaitan dengan Hadis berkisar pada dua makna berikut:

1.      Al Sirah au Al Thariqah, Hasanah dan Am Sayyiah. Sirah dan thariqah yang berarti jalan kehidupan atau metode, yang baik ataupun yang buruk.
2.      Al thariqah Al mahmudah Al mustaqimah, yaitu jalan kehidupan atau metode, yang lurus dan terpuji.

Pada dasarnya, kedua makna ini sama, hanya beda dari sudut pandang. Makna pertama adalah makna umum yang mencakup segalabentuk jalan kehidupan, cara yang baik ataupun yang buruk. Adapun makna kedua memiliki pengkhususan hanya pada hal hal yang bersifat baik dan terpuji saja.

Oleh karna itu Komunikasi yang dibangunn oleh nabi dengan keluarganya, teman dekatnya, dan dengan seluruh manusia adalah bahan baku yang sangat kaya untuk dikembangkan menjadi kajian ilmu komunikasi dalam islam.


Nabi Muhammad bersabda
Aku telah tinggalkan untuk kalian dua perkara, apabila kalian berpegang teguh dengan keduanya, kalian tidak akan sesat: Kitabullah dan As Sunnah Nabinya (HR. Imam Malik)

Dari Penegasan Al Quran dan hadis seperti diatas, maka menjadikan Al Quran dan Sunnah senagai sumber ilmu komunikasi Islam bagi Kaum Muslimin adalah sebuah keharusan.

      C.   Kitab Kitab Para Ulama
      Ilmu pengeahuan Islam secara umum dan Ilmu tentang akhlak dan adab sangat kaya untuk    menjadi bahan yang bisa dikembangkan untuk membangun komunikasi Islam.
Seperti dalam kitab Ihya ulumuddin (Imam Abu Hamid Al Ghazali) dan dalam Minhaj al Qashidin (al Maqdisi) membahas perihal Afat al Lisan (penyakit hati), dalam kitab Riyadushalihin (Imam Nawawi) membahas tentang kejujuran dan nasihat, kitab Afat al Lisan fi Dhau Al Quran wa As Sunnah (Said bin Ali bin Wahf Al Qathani) membahas mengenai ghibah, adu domba, dan lisan yang kotor, dan dalam kitab Adab al lisan (Abu Anas Majid al-Nabkani) membahas tentang etika manusia dalam menggunakan lidahnya.

D.    Ilmu Komunikasi
          Pada dasarnya ilmu komunikaasi sama dengan ilmu pengetahun lainnya hanya saja ilmu komunikasi lebih difokuskan kepada peristiwa peristiwa komunikasi antar manusia. Ada tiga pokok pikiran utamamelalu pernyatataan Berger dan Chafee (1987)

  • Objek pegamatan yang jadi focus perhatian dalam komunikasi adalah prodiksi, proses dan pengaruh dari sistem sistem tanda dan lambing dalam konteks kehidupan manusia.
  • Ilmu Komunikasi bersifat ilmiah empiris (scientific) dalam arti pokok pokok pikiran bersifat umum.
  • Ilmu komunikasi bertujuan menjelaskan fenomena social,yang berkaitan dengan proses dan pengaruh dari system maupun lambing.

           Jadi dapat simpulkan bahwa ilmu komunikasi adalah pengetahuan tentang peristiwa komunikasi yang diperoleh melalui suatu penelitian tentang system, proses, dan pengaruhnya yang dapat dilakukan secara rasional dan sistematis, serta kebenarannya dapat diuji dan digeneralisasikan.

Senin, 29 Januari 2018

Pancasila Sebagai Falsafah

Pancasila Sebagai Falsafah





Berikut Ini Pembahasan mengenai Pancasila sebagai Falsafah hasil resume dari buku dan artikel yang saya baca
Semoga Bermanfaaat



TUGAS PANCASILA
“PANCASILA SEBAGAI FALSAFAH”
Dosen Pengampu : Dr. Mawardi

 











Nama                       : Herman Pelani Sandu
NIM                         : 11731025
Semester/Kelas       : I / KPI A

KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM
FAKULTAS USHULUDIN ADAB DAN DAKWAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI PONTIANAK
2017












PANCASILA SEBAGAI FILSAFAH
Pancasila menjadi landasan fundamental dalam kehidupan berbangsa. Pancasila juga sebagai alat pemersatu dalam hidup kerukunan berbangsa, serta sebagai pandangan hidup untuk kehidupan manusia Indonesia sehari-hari. Dengan demikian, Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa harus diketahui oleh seluruh warga Negara Indonesia.

Falsafah atau filsafat secara etimologi berasal dari bahasa Yunani “philein” yang artinya “cinta” dan “sophos” yang artinya “hikmah” atau “kebijaksanaan”. Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang bersifat menyeluruh.

Bentuk filsafat pancasila digolongkan menjadi dua, yaitu falsafah Pancasila bersifat religious dan falsafah pancasila dalam arti praktis. Falsafah Pancasila bersifat religious, artinya filsafat pancasila mengenal adanya kebenaran mutlak yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus mengakui keterbatasan kemampuan manusia. Sedangkan falsafah pancasila dalam arti praktis, digunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari, agar hidupnya dapat mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik dunia maupun akhirat.
Filsafat Pancasila memiliki tiga fungsi pokok:

1. Falsafah Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
Falsafah Pancasila digunakan sebagai pegangan, pedoman atau petunjuk oleh bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila juga digunakan sebagai pedoman dalam memecahkan masalah di dalam negeri seperti politik, ekonomi, social dan budaya. Tanpa memiliki pandangan hidup maka bangsa Indonesia akan terombang-ambing dalam menghadapi persoalan yang pasti akan timbul, baik persoalan di dalam masyarakatnya sendiri, maupun persoalan dari bangsa-bangsa di dunia.

2. Falsafah Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia
Pancasila sebagai dasar Negara harus kokoh dan kuat agar Indonesia tetap berdiri tegak dan juga harus tahan uji terhadap serangan-serangan baik secara internal maupun eksternal. Oleh karena itu seluruh peraturan perundang-undangan Republik Indonesia harus sejiwa dan sejalan dengan Pancasila. Dan telah ditegaskan bahwa Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum yang ada di negara Republik Indonesia.

3. Falsafah Pancasila sebagai jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia
Pancasila memberikan corak yang khas kepada bangsa Indonesia dan tak dapat dipisahkan dari bangsa Indonesia, serta merupakan ciri khas yang dapat membedakan bangsa Indonesia dari bangsa yang lain. Walaupun bangsa Indonesia sejak dahulu bergaul dengan peradaban kebudayaan bangsa lain dan saat ini dipengaruhi unsur-unsur asing, namun kepribadian Indonesia tetap hidup dalam kepribadiannya sendiri. Dan kelima sila dari Pancasila merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Pancasila sebagai dasar kehidupan bangsa Indonesia mempunyai lima sila yang menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia. Sila-sila tersebut adalah:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Dalam hal ini sila Ketuhanan Yang Maha Esa mempunyai makna bahwa segala aspek penyelenggaraan negara harus sesuai dengan nilai-nilai yang berasal dari tuhan dan pelaksanaannya harus sesuai dengan nilai-nilai yang datang dari tuhan. Dan negara mempunyai hubungan sebab akibat yang tidak langsung dengan tuhan melalui manusia.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Mewajibkan kepada manusia untuk senantiasa menjunjung tinggi norma-norma hukum dan moral hingga memperlakukan sesama manusia, bahkan makhluk-makhluk hewani secara adil dan beradab.

3. Persatuan Indonesia
Sila persatuan Indonesia tidak menghendaki perpecahan baik sebagai bangsa, maupun sebagai Negara. Karena itu, walaupun bangsa Indonesia terdiri atas bermacam-macam suku dan keturunan tetapi karena sifat kesatuan ini maka bangsa Indonesia tidak dapat dibagi-bagi dan tidak terpecah-pecah.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Ciri  penting dari silai ini adalah asas kekeluargaan, karena pancasila tidak lahir dari sumber asing, tetapi digali dari kepribadian Indonesia,  yaitu kekeluargaan yang harmonis, dimana terdapat adanya keseimbangan antara kepentingan individu dengan kepentingan keseluruhan atau masyarakat.
Rakyat dalam menjalankan kedaulatan atau kekuasaanya melalui sistem perwakilan. Sehingga para wakil rakyat diharapkan berlaku adil dan bijaksana, serta mengutamakan kepentingan rakyat. Tidak memperkaya diri dengan cara korupsi.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Keadilan sosial beratri bahwa keadilan tersebut berlaku disegala bidang kehidupan masyarakat, baik mareriil maupun spiritual. Maksudnya, bahwa setiap orang Indonesia mendapat perlakuan adil, baik dibidang hukum, politik, sosial, ekonomi, kebudayaan dan bidang-bidang lain.

Nongkrong di Cafe yang menjadi Budaya bagi kaum Muda

Nongkrong di Cafe yang menjadi Budaya bagi kaum Muda





Nama   : Herman Pelani Sandu                       Mata Kuliah                : Civic Education
NIM    : 11731025                                          Dosen Pengampu        : Amalia Irfani, S.Sos.I, M.Si
Kelas   : A/ Komunikasi Penyiaran Islam

Budaya Kaum Muda Nongkrong di Cafe
Perubahan Pergaulan yang terjadi dari tahun ke tahun menimbulkan beberapa Fenomena Sosial, Salah satunya adalah fenomena menjamurnya kafe di kota Pontianak, di kota ini eksistensi kafe mulai diperhitungkan bagi anak anak muda. Umumnya, kafe di sini sebagai tempat bertatap muka atau ‘tempat ketiga’, baik itu dengan keluarga, teman ataupun rekan bisnis. Di satu sisi, keberadaan Kota Pontianak sebagai titik sentral berbagai kegiatan perekonomian. Tidak dipungkiri, pembuktian ini kian berpengaruh terhadap kehidupan malam anak-anak muda di kota ini, seperti nongkrong dan hangout. Hal ini dipahami sebagai bentuk tuntutan globalisasi yang berdampak signifikan terhadap cara hidup masyarakat. Salah satunya adalah kebutuhan untuk ajang sosialisasi dengan komunitasnya. Seiring berkembangnya zaman, kehidupan masyarakat perkotaan pun mulai mengalami perubahan gaya hidup. Salah satunya, manifestasi gaya hidup saat ini adalah kebiasaan nongkrong di kafe bagi kelompok masyarakat tertentu.
Gaya hidup yang mengalir melalui secangkir kopi menjadikan kafe sebagai pilihan gaya hidup yang bisa didapatkan, diisi ulang, atau bahkan ditingkatkan. Berbagai pilihan yang ditawarkan ‘tempat ngopi’ menjadikan orang memiliki beragam pilihan gaya hidup baru yang lebih cair, dan disadari atau tidak menjadi bagian dari kehidupan mereka sehingga kecenderungan untuk terikat pada kegiatan ini pun cukup tinggi. Keberadaan orang memilih kafe sebagai tempat ketiga dengan berbagai alasan tentu menjadi fenomena yang menarik dan berdampak bagi kehidupan sosial kita, terutama soal perubahan gaya hidup, pola konsumsi, dan bentuk interaksi yang terjadi. Seakan menjadi hal yang lumrah ketika orang-orang memindahkan kegiatan sehari-hari mereka ke kafe seperti mengetik, membaca, mengobrol bersama teman, ataupun sekedar mencari hiburan.
Keberadaan kafe dalam keseharian masyarakat Kota Pantianak khususnya bagi anak muda telah mendapat posisi tersendiri sebagai salah satu alternatif memanfaatkaoon waktu luang ataupun tujuan yang lebih penting. Berbagai hal mungkin saja terjadi di dalamnya oleh setiap individu yang datang ikut memberikan kontribusi terhadap proses konsumsi ruang kafe dewasa ini. Pola konsumsi ruang yang terjadi pun dapat berubah seiring mengalirnya selera, motif dan berbagai kepentingan bagi setiap pelaku di dalamnya. Tidak hanya itu, perubahan ruang kafe dan gaya hidup juga ikut mempengaruhi bahkan mengubah pola konsumsi serta motif individu dalam mengunjungi kafe.


Penyebab Anak Muda Nongkrong di Kafe
Faktor Kenyamanan
Saat ini keberadaan kafe bukan lagi sekedar pemuas dahaga atau rasa lapar. Melainkan bagi sebagian anak muda, kafe merupakan sarana untuk membangun kehidupan sosialnya, baik itu nongkrong atau yang biasa disebut meet up, bergaul ataupun sekedar mengaktualisasikan gaya hidupnya. Terlebih, gaya hidup nongkrong di kafe dapat menaikkan prestise mereka. Melalui berbagai alasan, mengapa orang suka datang dan nongkrong ke kafe. Namun, satu hal yang pasti, mereka betah berlama-lama karena konsep suasana yang cozy, mengandung keakraban, terlebih jenis camilan ringan atau minuman yang disajikan lebih bervariatif. Tentunya, ini jika kafe yang dipilih sesuai dengan harapan para konsumennya.
Media Aktualisasi
Diri Sebagai anak muda, mengikuti tren yang ada merupakan suatu bentuk aktualisasi diri yang dilakukan untuk membentuk konsep diri mereka terhadap orang lain. Selain faktor kenyaman dan pengaruhnya terhadap gaya hidup, bentuk aktualisasi diri juga merupakan bagian dari satu kebutuhan yang wajib dipenuhi. Salahnya satunya adalah kebiasan anak muda untuk nongkrong di kafe yang erat kaitannya dengan bagian dari kebutuhan aktualisasi diri mereka.
Dapat dilihat, bagi sebagian anak muda kebutuhan nongkrong atau pergi ke kafe berbeda dengan kebutuhan orang-orang dewasa yang umumnya hanya untuk mengonsumsi kopi ataupun hanya sebatas melepas penat, atau bertemu rekan bisnisnya. Untuk anak muda saat ini, pergi dan nongkrong di kafe merupakan sebuah budaya populer tersendiri di mana ketika berada di dalam kafe tersebut selain membeli makan dan minuman tetapi juga membeli nilai-nilai prestise yang ditimbulkan dari kepopuleran budaya ngafe tersebut sehingga tak jarang anak muda masa kini nongkrong di kafe hanya untuk memperoleh status sosial yang dianggap tinggi oleh orang lain.
Tindakan meng-update status ketika berada di kafe saat ini sudah banyak dan sering dilakukan oleh anak muda masa kini sehingga kita menganggapnya tindakan yang wajar, namun jika diteliti lebih mendalam itu adalah sebuah pengungkapan diri di mana beberapa kelompok anak muda dalam gambar tersebut ingin dilihat dan diapresiasi oleh orang lain. Selain foto diri dan bersama teman yang diunggah ke media sosial, juga banyak anak muda beraktualisasi diri dengan mengunggah foto produk dari sebuah kafe yang dibeli dengan menampilkan sebuah brand.
Perilaku mengunggah poto makanan atau minuman dengan menampilkan brand kafe yang cukup terkenal banyak dilakukan oleh anak muda saat ini, dengan mengunggah poto brand tersebut mereka seperti ingin memberitahukan kepada orang banyak bahwa mereka sedang berada di sebuah tren yang sedang happening yaitu nongkrong di kafe. Lebih lanjut, keragaman bentuk dan fungsi kafe bagi anak muda tidak hanya dilihat berdasarkan jenis makanan atau minuman yang ditawarkan, tetapi individu yang ada beserta kegiatan yang terjadi di dalamnya ikut mempengaruhi proses konsumsi dewasa ini.
Pada akhirnya, perilaku nongkrong anak muda di kafe menjadi faktor pendukung gaya hidup seseorang dalam kaitannya dengan perilaku mengonsumsi ruang kafe. Terbentuknya iklim nyaman, suasana pendukung seperti kesan yang merepresentasikan jiwa muda, penambahan desain bar, cenderung atraktif, tersedianya fasilitas Wi-Fi, dan juga berpendingin ruangan menjadi faktor yang mempengaruhi perilaku anak-anak muda untuk menjadikan kafe sebagai tempat nongkrong favoritnya. Kehadiran kesan yang modern, begitupun tata ruang, pemilihan warna yang tepat, aksesoris pendukung dengan berbagai konsep (vintage) menambah kesan homey yang memaksa setiap pengunjung betah untuk berlama-lama di dalam ruang kafe tersebut. Sejatinya, nuansa homey sengaja diciptakan agar pengunjung yang datang merasakan seperti berada di rumah sendiri dengan pengalaman dan kebiasaan yang berbeda.
Kesimpulan
1.      Persepsi anak-anak muda terhadap merebaknya kafe kerap diasosiasikan menjadi bagian dari gaya hidup. Fenomena merebaknya kafe diberbagai sudut Kota Pontianak merupakan jawaban atas keberadaan serta eksistensi anak muda yang menjadikannya sarana pelepasan hasrat, selera, serta ajang pembentukan budaya serta gaya hidupnya. Keberadaannya pun menjadi sarana baru konsumsi bagi anak muda yang sekaligus sebagai bentuk distinction (jarak) antara kelas dominan dengan kelas lainnya.


2.      Baik secara fungsional kafe tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, tempat bertemu muka atau nongkrong belaka, melainkan kafe saat ini sarat di maknai telah mengalami pergeseran nilai guna (use values) yang mengarah pada nilai tanda (sign values). Bukan lagi terletak pada kebutuhan fungsional masingmasing individu di dalamnya, melainkan berbagai motif dan kepentingan yang sifatnya lebih personal menjadi bagian dari proses konsumsi ruang kafe tersebut. Pada akhirnya, pola konsumsi juga mengalami pergeseran seiring pesatnya beragam eksterioritas yang saat ini memenuhi ruang dan tempat kafe sebagai kemasan yang unik, modern, terlebih mencitrakan setiap individu yang ada di dalamnya.
Resume Masalah Masalah Kritis Menjelang Abad ke-21

Resume Masalah Masalah Kritis Menjelang Abad ke-21



Berikut adalah Hasil Resume saya dari sebuah buku berjudul Pembangunan Ekonomi di Dunia Ke Tiga
semoga bisa Bermanfaat !




TUGAS RESUME
CIVIC EDUCATION
Tugas ini Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Civic Education
Dosen Pengampu : Hijrah Hariyono,M.Pd



Disusun Oleh :
Herman Pelani Sandu
(11731025)

JURUSAN KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
FAKULTAS USHULUDIN ADAB DAN DAKWAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK
2017/2018



ABSTRAK
Nama Pengarang         : Michael P. Todaro
Judul Buku                  : Pembangunan Ekonomi Di Dunia Ketiga edisi ke enam Jilid II
Judul Bahasan             : Masalah Masalah Kritis Menjelang Abad ke-21

Penulisan Karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang masalah masalah  yang terjadi di dunia ketiga khususnya pada abad ke 21. Negara negara dunia ke tiga secara keseluruhan sebagai pasar utama bagi produk produk ekspor dari negara negara maju, Di abad ini Pasar Pasar internasional mulai bermunculan sebagai tempat penjualan barang barang ekspor maupun import. Dimana semuanya itu berhubungan dan berkaitan dengan suatu teori globalisasi.

Pada dasarnya negara berkembang dan negara maju saling bergantungan satu sama lain, ketika satu negara berkembang maju, maka negara yang mempunyai hubungan akan mendapatkan dampak positif maupun negative.

Pada abad ke 21 timbul beberapa masalah masalah yang terjadi di berbagai negara salah satunya Afrika. Negara afrika mengalami masalah ekonomi yang sangat kritis, selain itu terjadi transisi ekonomi di bekas Uni Soviet dan di kawasan Afrika Sub – Sahara.tapi ada juga usulan usulan yang bertujuan untuk memperbaiki perekonomian global serta menjadikan lembaga lembaga internasional lebih mampu dan tanggap melayani kebutuhan kebutuhan negara negara berkembang di abad ke 21.

















MASALAH MASALAH KRITIS MENJELANG ABAD KE- 21
RINGKASAN
(BAB 18, Hal 285 - 324)
Nama Pengarang                     : Michael P. Todaro
Judul Buku                              : Pembangunan Ekonomi Di Dunia Ketiga edisi ke enam Jilid II
Judul Bahasan                         : Masalah Masalah Kritis Menjelang Abad ke-21
Terbitan/Total Halaman          : Penerbit Erlangga, Jakarta,1998/389
Dalam dunia yang semakin independen atau saling tergantung ini Negara Negara dunia ketiga bergantung kepada negara negara kaya sudah sejak lama, ini merupakan kenyataan pahit dalam kehidupan ekonomi mereka. Dan disitulah timbul alasan utama yang mendorong mereka untuk selalu berusaha mempromosikan kemandirian, baik itu secara individual maupun secara kolektif. Beda halnya dengan Negara Negara maju yang dulu pernah bangga dengan kemandirian ekonominya, kini mulai sadar akan berkurangnya sumber daya alam dan meningkatnya ancaman lingkungan global. tapi pada hakikatnya semua Negara ini semakin tergantung satu sama lain.
Dalam 25 tahun kedepan di perkirakan dunia ketiga akan sanggup untuk menyerap sekitar 70 persen dari total kenaikan ekspor dunia. Karna eratnya hubungan ekonomi mereka dengan Negara Negara maju baik itu melalui perdagangan , permodalan dan ketenagakerjaan, maka dunia ketiga akan memainkan peran dan pengaruh terhadap kinerja ekonomi Negara Negara kaya. Mereka tidak lagi di tentukan, melainkan menentukan. Sebagian pengamat memperkirakan hal yang berbeda mereka khawatir akan terjadinya penggeseran pusat pusat lokasi produksi dunia ke berbagai Negara berkembang yang tingkat upahnya relatif murah dan akan mengakibatkan penciutan lapangan pekerjaan. Karna pentingnya Dunia Ketiga, maka setiap kali perekonomian Negara Negara industri langsung merasakan dampak negatifnya.
Perubahan ekonomi dalam kemajuan maupun kemundurannya akan berdampak pula pada Negara Negara berkembang sehingga menimbulkan dampak yang bersifat langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja ekonomi. Selain itu jika manifestasi pokok interdependensi global yang terus meningkat pada empat masalah yang akan berdampak pada ekonomi internasional menjelang abad ke 21. Keempat masalah kunci tersebut adalah : ancaman lingkungan hidup global,krisis atau tepatnya kebangkrutan, ekonomi di Negara Negara berkembang akan menurun, globalisasi perdagangan dan keuangan internasional.
Pada akhir akhir abad kedua puluh, meningkatnya penyebab penyebab polusi atau kerusakan lingkungan telah menciptakan ancaman serius akan rusaknya lapisan ozon serta terjadinya perubahan iklim secara dramatis seperti terjadinya fenomena pemanasan global, sehingga guna mengurangi resiko lingkungan hidup ini, emmisi global harus di batasi sampai sejauh mungkin. Tapi pada kenyataanya hal ini tidaklah mudah, meskipun semua pihak menyadari pentingnya menyelamatkan lingkungan hidup global tapi banyak pihak yang ingin menikmati sesuatu atas pengorbanan pihak lain. Selain itu sampai saat ini belum ada konsensus mengenai dampak lingkungan yang di timbulkan oleh meningkatnya greenhouse gases atau efek rumah kaca. Dengan begitu harus kita waspadai besarnya potensi dampak negative dari fenomena global warming. Dan adapun ancaman ancaman yang harus kita waspadai :
1.   Penyebaran Polutan
2.   Efek Rumah Kaca
3.   Pelestarian Hutan Hujan sebagai barang Publik
4.   Upaya Pencarian Solusi

Di dunia ketiga pun adanya krisis ekonomi yang terjadi di Negara Afrika Sub – Sahara, mereka menghadapi serentanan masalah yang terjadi secara serentak, diantaranya pengangguran yang melonjak, kemiskinan yang semakin parah, mengeringnya sumber sumber alam dan ledakan jumlah penduduk. Krisis yang hebat melanda di Negara afrika ini adalah kemiskinan sehingga timbulnya masalah masalah baru seperti masyarakat yang kelaparan, fasilitas kesehatan yang kurang dan pendidikan yang tidak bisa di capai oleh anak anaknya.

Adapun sebab yang berada di luar kontrol atau kekuasaan mereka, seperti musim kering yang berkepanjangan, kemerosotan harga barang eksport mereka di pasar internasional, dan mengeringnya sumber investasi dari Negara luar atau bantuan dari Negara luar. Sedaangkan ada juga penyebab yang di karnakan pemerintah yang keliru mengambil tindakan dan menggunakan kebijakan pemerintah itu sendiri. Sehingga mereka mengabaikan pengembangan sumber daya alam seperti pengembangan dalam sektor pertanian, banyaknya perusahaan milik Negara yang tidak efisien serta kurangnya perhatian pada usaha-usaha promosi ekspor sejak dini.

Transisi ekonomi telah belangsung secara menyeluruh di Negara-negara eropa timur, eropa tengah, dan mantan Uni Soviet. Setelah berlangsungnya transisi ekonomi tersebut Negara Negara pun mulai menganut orientasi ekonomi pasar yang mana pada masa awal sangat susah di jalankan, sekurang kurangnya mereka membutuhkan waktu  satu generasi agar terciptanya pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.

Setelah tiga dasawarsa belakang ini, telah berlangsung suatu proses globalisasi  yang teramat pesat dan atas pembangunan perekonomian. Salah satunya ekspansi perdagangan yang ditentukan oleh sektor perbankan yang menjadi sumber pembiayaan bagi semua transaksi perdagangan Internasional. Maka peningkatan ukuran, daya saing dan difusi pasar internasional mengandung kekuatan/pengaruh potensial yang begitu besar guna menarik perekonomian yang berpendapatan rendah kedalam perekonomian yang berpendapatan utuh.





















TANGGAPAN

        Dengan berlalunya tahun demi tahun, antara Negara maju dan Negara berkembang semakin banyak  kesamaan karna saling bergantung satu sama lain. Dan masyarakat dunia harus sadar bahwasannya tatanan ekonomi internasional yang adil  bukan hanya mungkin untuk di ciptakan, melainkan memang perlu atau harus diciptakan.

        Sifat saling bergantungan bisa menyebabkan negara itu maju ataupun sebaliknya, hal ini karna ketergantungan yang terjadi antar negara , dimana jika salah satu negara itu maju maka negara yang berkaitan pun akan ikut maju begitupun sebaliknya jika suatu negara mengalami kemerosotan maka negara yang berkaitan akan ikut merosot.

Pembangunan tersebut jangan hanya mengandalkann pemerintah untuk mengkodinir tapi masyarakat sendiri harus ikut serta dalam pembangunan ekonomi tersebut, karna pada dasarnya masyarakat pun penting dalam pembangunan ekonomi negaranya. Jikalau hanya menunggu kebijakan atau arahan pemerintah maka pembangunan ekonomi akan vakum dan lama untuk berkembang.

        Tumbuhnya Pasar Pasar di dunia ketiga sangatlah berguna untuk negara berkembang guna meningkatkan Penghasilan negara yang sebelumnya lamban menjadi lebih pesat karna adanya Pasar Pasar Internasional tersebut. Dimana pemerintah dan masyarakat bisa saling mengkodinir agar bisa menghasilkan barang yang berkualitas untuk di ekspor keluar negri dan bisa diterima oleh negara negara maju sehingga pendapatan negara dan masyarakat pun akan bertambah serta nilai mata uang tersebut akan naik. Tetapi Pemerintah yang harus lebih gesit dan efektif dalam mengambil tindakan dan menggunakan kebijakan mereka, dimana mereka harus mempermudah masyarakatnya untuk melakukan ekspor ke luar negri dan membatasi barang import dari luar sehingga masyarakat dalam negri pun mengutamakan produk dalam negri terlebih dahulu.